Bagaimana rasanya jika duniamu tiba-tiba kehilangan semua warnanya?
Jihad Dabbagh (17 tahun) dikirim ke Braxton Academy di tengah duka mendalam. Di sana, ia menjadi sasaran prasangka. Pelarian satu-satunya hanyalah sebuah sketchbook tua peninggalan ibunya dari Suriah.
Setiap kali Jihad melukis di buku sketsanya, mural tersebut secara magis muncul di tembok-tembok kota New York!
Kamu bisa mendapatkan:
Tertarik jadi yang pertama menyelami kisah Jihad Dabbagh?
Jawab panggilan dari laut di sini: